Tuesday, August 21, 2007

kehancuran di hari selasa

aku sudah tidak tahu lagi apa yang harus kulakukan karena sekeras apapun aku berusaha aku harus menyerah dengan keadaan yang ada dan pada akhirnya tidak dapat berbuat apa-apa. aku sudah mencoba berbagai hal mencoba mengupayakan agar kuliahku bisa selesai tepat pada waktunya yaitu 4 tahun tapi tetap saja setelah aku berusaha keras dan terlihat setitik cahaya terang tak lama kemudian cahaya itu kian redup dan tak lama kemudian padam. aku kesal terus diombang-ambingkan oleh nasib. aku kesal tak dapat menentukan nasibku sendiri. bila menengok kebelakang maka aku akan mengutuk diriku sendiri yang telah begitu bodoh dan lalai hingga bisa terjungkal di satu mata kuliah. pada akhirnya aku hanya bisa berandai-andai. andai saja waktu bisa diulang kembali. andai aku tidak seceroboh itu. andai jadwal mata kuliah itu tidak diganti. andai mata kuliah yang ini tidak dibatalkan. andai aku bisa jadi orang yang cuek dengan keadaanku. tapi aku tak bisa! tetap saja aku merasa menanggung beban tanggung jawab sebagai seorang anak, sebagai seorang anak tertua. aku tak sanggup membebani kedua orang tuaku lebih lama lagi. ditambah lagi sekarang ayahku sudah berhenti dari pekerjaan sampingannya. adik pertamaku tahun depan akan masuk kuliah. adikku yang kedua akan masuk smp.
bagaimana bisa aku membebani kedua orang tuaku lagi dengan masalahku?!
kadang aku berpikir seandainya aku lenyap dari dunia ini begitu saja mungkin akan lebih baik bagiku dan orang tuaku. tapi lalu aku berpikir ulang mau aku kemanakan perjuanganku selama ini?! aku tak mau menyerah begitu saja! aku akan terus memperjuangkan nasibku!

ya allah SWT bantulah hamba, berikanlah ketabahan, keikhlasan dan semangat juang agar hamba tidak berhenti berjuang memperjuangkan nasib hamba.

No comments: